Negara-negara di Amerika Latin menghadapi dua ancamana: terorisme politik dan jaringan organisasi perdagangan obat-obat bius. Pertarungan melawan kedua ancaman ini ternyata telah memberikan kekuatan militer kesempatan untuk mempertahankan kekuasaan dan berbagai kepentingan mereka dalam proses demokratisasi yang terjadi di Amerika Latin. Berbagai prinsip penegakan hukum tak sepenuhnya dipraktekan dalam berbagai aksi mereka.
Penulis occasional paper ini, Rafael Pardo Rueda, seorang mantan menteri pertahanan Kolumbia, mencoba memaparkan bagaimana upaya untuk melawan berbagai ancaman yang dianggap dapat membahayakan keamanan ternyata telah menjadi sebuah ancaman baru terhadap hak asasi itu sendiri.
Dalam occasional paper yang diterbitkan oleh Friedrich Naumann Stiftung (FNS) ini ia mencoba menawarkan sebuah upaya untuk memperbaiki tatanan hukum tersebut.
Anda yang berminat untuk memperoleh buku ini dapat mengklik tautan yang telah disediakan oleh Kedai Kebebasan berikut ini.
![]() | Versi Cetak | ![]() | Kirim ke Teman | ![]() | Nilai Artikel Ini: | ![]() ![]() ![]() ![]() Rating saat ini: 3 dari 5 |

Kamis, September 09 2010 








